Web Untuk Menambah Like Instagram

Kadang kita merasa terkagum dikala memperhatikan ada akun Instagram yang followers-nya dapat mencapai puluhan ribu orang. Meskipun postingan mereka nggak terlalu bagus, tapi postingan-postingan mereka malahan kerap memperoleh ‘like’ yang banyak. Dalam hati kau bertanya-tanya, “Kok bisa ya mereka dapat cepet dapet followers dan like sebanyak itu?”

Jangan keburu minder atau kagum dikala memperhatikan akun-akun ber-followers atau ‘likes’, belum tentu mereka beneran punya followers atau ‘likes’ sebanyak itu. Di era serba canggih seperti sekarang, banyak lho akun-akun yang memakai metode instan buat menambah followers-nya. Jasa pemberi ‘like’ dan jualan followers sekarang marak di mana-mana!

Web Untuk Menambah Like Instagram

Fenomena akun pedagang ‘like’ dan followers ini pasti bikin kamu penasaran. “Gimana sih sistem kerjanya? Kok bisa sih mereka bikin gituan?” Nah kalau kamu penasaran, nih Saya punya sedikit ilustrasi soal gimana sebenarnya pabrik jualan ‘like’ dan followers di media sosial.

1. Baru-baru ada video viral di dunia maya yang memperlihatkan gimana bentukan pabrik pemberi ‘like’ banyak tersebut. Nggak nyangka ya gini bentuknya!

Kalau memandang videonya, kau pasti kaget mengamati betapa banyak telpon seluler yang ada di dalam pabrik yang disebut ‘click farm‘ tersebut. Jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan ribu. Ponsel tersebut telah terstruktur secara otomatis untuk berprofesi memberi review, mengisi komentar, menjadi follower hingga memberi ‘like’ pada akun-akun Instagram pelanggan mereka. Sinting ‘kan, ya?!

2. Pabrik-pabrik semacam ini sejatinya banyak dijumpai di Rusia atau Cina. Tetapi jangan salah, jaringan mereka Internasional loh

Berdasarkan para spesialis, pabrik-pabrik ‘click farm’ seperti ini pada lazimnya berlokasi di Rusia atau Cina. Kamu akan menemukan bermacam tipe pabrik ‘cick farm’ di sana. Mulai dari yang masih konvensional menggunakan puluhan ribu hand phone seperti ini, hingga yang sudah otomatis memakai program komputer ada!

Tetapi jangan salah. Meski lokasi berada di kedua negara tersebut, tapi jaringan mereka luas loh. Pengguna jasa mereka banyak yang dari luar negeri juga!

3. Nah pelanggannya kebanyakan ialah OL Shop. Tapi nggak jarang juga ada akun pribadi yang pengen jadi selebgram, ikut serta menyewa jasa mereka

Di Instagram kamu pasti kerap menemukan akun-akun yang postingan-nya baru satu atau dua, tetapi followers-nya telah edan. Nah benar-benar mungkin akun-akun tersebut menggunakan jasa jual-beli akun seperti yang ada dalam video ini. Kebanyakan sih pelanggan mereka ialah OL Shop. Maklum lah. Bagi beberapa besar orang, kian banyak follower di akun OL Shop, semakin terpercaya mereka.

Nggak jarang juga sih yang menerapkan jasa jual-beli follower ini yakni akun-akun pribadi. Itu loh, mereka-mereka yang ingin jadi selebgram. Demi popularitas di sosial media, banyak kok orang-orang yang rela merogoh kocek demi beli follower dan ‘like’.

4. Sedangkan kalau kamu tahu, punya akun dengan followers berjibun itu juga nggak nikmat lho. Lihat nih, pop-up notifikasinya bikin kesel saking cepetnya!

Bagi generasi millennial, punya follower dan cara menambah like instagram banyak itu telah berasa seperti status sosial. Meski sebetulnya punya follower dan ‘like’ banyak itu ada sisi ngeselinnya juga. Bayangkan saja, ponselmu nggak stop nyala, berbunyi dan bergetar! Bila ponselmu nggak kuat, dapat jadi ‘nge-hang’ loh. Nah bila kau nggak persoalan dengan kondisi seperti itu, ya nggak papa punya target banyak follower di medsos.

Biar bagaimana pun, lebih asik apabila follower dan ‘like’ di sosial media kita naik secara organik alias absah. Bukan demi pencitraan, namun naik atas usaha kita sendiri. Caranya ya perluas koneksi, perbaiki konten, postingan foto, caption hingga hashtag. Daripada banyak karena beli, apanya yang bikin bahagia coba?